Surabaya, Berita Nusantara 89. Bromo KOM XII kembali lagi dengan melibatkan ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang balap sepeda tanjakan yang terkenal sebagai salah satu event paling bergengsi di Tanah Air itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80.
Event sepeda ini terkenal dengan julukan hajinya pesepeda di Indonesia. Lebih jauh, KOM merupakan King of Mountain atau pesepeda tercepat yang bisa menaklukkan rute tanjakan.
Kegiatan tersebut start dari Markas Polda Jawa Timur dengan peserta dari berbagai kalangan, mulai atlet, komunitas sepeda, hingga penghobi olahraga gowes. Event ini tidak hanya menghadirkan tantangan fisik, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata Jawa Timur.
Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto meengungkapkan bahwa Polda Jatim bukan kali pertama menjadi titik start Bromo KOM XII. Nanang mengungkapkan bahwa Polda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event sepeda dengan ribuan peserta dari lokal dan luar negeri ini.
Kapolda Jatim Lepas Peserta Bromo KOM XII
Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto, secara langsung melepas para peserta dari halaman Mapolda Jatim. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bromo KOM edisi ke-12 yang bertepatan dengan rangkaian Hari Bhayangkara.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan berlangsung lancar hingga garis akhir. Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya keselamatan selama menempuh rute menuju kawasan pegunungan Bromo yang memiliki medan menantang.
“Kami berharap seluruh peserta berangkat dalam kondisi sehat dan tiba di garis finis dengan selamat,” ujar Nanang Avianto.
Selanjutnya Nanang juga mengajak peserta menjaga ketertiban, saling mengingatkan selama perjalanan agar kegiatan berjalan aman dan lancar. “Mari kita jaga bersama dan saling mengingatkan supaya pelaksanaan dari start sampai finish bisa berjalan dengan selamat,” pesannya.
Dorong Sport Tourism Jawa Timur
Selain menjadi kompetisi olahraga, penyelenggaraan Bromo KOM XII juga agar mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata.
Kapolda Jatim menilai kegiatan tersebut mampu memperkenalkan keindahan alam Jawa Timur kepada masyarakat luas. Menurutnya, peserta maupun penonton dapat menikmati panorama sepanjang rute yang dilalui hingga kawasan Bromo.
Di sisi lain, penyelenggara menilai event ini memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan kunjungan wisata dan tingkat hunian hotel di sejumlah daerah yang dilalui peserta.
“Event ini agar menjadi agenda tahunan para pecinta olahraga sepeda dari seluruh Indonesia dan negara lainnya. Mudah-mudahan event ini akan berlanjut dari tahun ke tahun dan bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Bromo KOM telah berkembang menjadi salah satu event sepeda terbesar di Indonesia. Antusiasme peserta yang terus meningkat menunjukkan ajang ini memiliki daya tarik kuat bagi komunitas gowes.
Meski demikian, keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama pelaksanaan kegiatan. Dengan dukungan berbagai pihak dan partisipasi ribuan peserta, Bromo KOM XII tidak hanya memeriahkan HUT Ke-80 Bhayangkara, tetapi juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai destinasi unggulan sport tourism nasional.













