Jakarta, Berita Nusantara 89. Kabar duka menyelimuti dunia politik nasional. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Sementara itu, kepergian mantan Menteri Perdagangan tersebut menjadi kehilangan besar bagi dunia politik dan industri Indonesia.
Selain sebagai legislator, Rachmat Gobel juga merupakan pengusaha yang berperan penting dalam pengembangan industri elektronik nasional melalui Grup Gobel.
Profil Rachmat Gobel
Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ia berasal dari keluarga pengusaha yang mendirikan Kelompok Usaha Gobel, perusahaan yang kemudian terkenal luas melalui kerja sama dengan Panasonic. Rachmat Gobel merupakan anak kelima dari pasangan Drs H Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.
Sejak usia muda, Rachmat telah tertempa untuk memahami dunia usaha dan bisnis. Ia memulai pengalaman kerjanya dari posisi paling dasar, termasuk membantu pekerjaan di lingkungan pabrik saat masih duduk di bangku sekolah.
Pendidikan dan Karier Bisnis
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Rachmat melanjutkan studi di Chuo University, Tokyo, Jepang, pada jurusan Perdagangan Internasional. Ia berhasil meraih gelar sarjana pada usia 24 tahun.
Usai lulus, Rachmat menjalani program praktik kerja di Matsushita Group di dekat Kota Osaka, Jepang. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum kembali ke Indonesia.
Pada 1989, ia bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel dan menjadi Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel, yang kini sebagai PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
“Sejak kecil, dia terdidik menjadi pewaris dan pemimpin perusahaan Kelompok Usaha Gobel yang didirikan dan dipimpin orangtuanya. Berbagai posisi di perusahaan pun dijalaninya, dari tukang sapu pabrik saat masih di bangku SMP, hingga posisi manajerial,” tulis situs NasDem pada Jumat (10/7/2026).
Karier Politik
Selain sukses di dunia bisnis, Rachmat Gobel juga aktif di bidang pemerintahan dan politik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo periode 2014–2015. Setelah itu, Rachmat melanjutkan kiprahnya sebagai politikus Partai NasDem dan terpilih menjadi anggota DPR RI.
Di parlemen, ia terkenal aktif menyuarakan isu pembangunan kawasan timur Indonesia, penguatan sektor industri, perdagangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Jakarta
Rachmat Gobel meninggal dunia di Jakarta pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB. Keluarga menyemayamkan jenazah almarhum di rumah duka di kawasan Jakarta Selatan. Selanjutnya menunggu pemberangkatan jenazah ke Gorontalo untuk pemakaman.
“Dengan penuh keikhlasan dan rasa duka yang mendalam, kami, Keluarga Besar Bapak Rachmat Gobel, menyampaikan kabar bahwa Bapak Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah,” tulis keluarga dalam pernyataannya.
Suasana duka menyelimuti rumah duka di Jalan Prof. Dr. Soepomo Nomor 55A, Tebet, Jakarta Selatan. Halaman rumah penuh karangan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai tokoh dan pejabat.
Ucapan duka antara lain dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Selanjutnya dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Surya Paloh dan Jokowi Ke Rumah Duka
Hingga kini, para pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Rachmat Gobel. Sejumlah pejabat yang terpantau hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan hingga Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Sementara Ketum Partai NasDem Surya Paloh terlihat sangat berduka karena kehilangan sosok yang turut membesarkan partai tersebut. Seelanjutnya keluarga juga masih menerima kedatangan para pelayat yang ingin menyampaikan belasungkawa dan doa bagi almarhum.
Kemudian, Jokowi juga terlihat melayat ke rumah duka Rachmat Gobel di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang baik.
Selanjutnya Jokowi menyampaikan kesan singkatnya terhadap almarhum yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada masa kepemimpinannya. Ia menilai Rachmat Gobel sebagai sosok menteri yang memiliki etos kerja tinggi.
“Pak Rahmat Gobel adalah pribadi yang baik. menteri yang kerja keras saya rasa itu,” ucap Jokowi singkat, Jumat (10/7/2026).
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pengusaha sekaligus negarawan yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan industri nasional dan pembangunan Indonesia.

















