RANS Melantai Di Bursa Efek, Sukses Raup 429 Miliar !!

Berita698 Dilihat

Jakarta, Berita Nusantara 89. RANS entertainment telah resmi menjadi PT RANS Entertainment Indonesia Tbk dan mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/7/2026). Selanjutnya, bersamaan dengan momen tersebut, manajemen juga menepis rumor yang mengaitkan perusahaan dengan dugaan praktik pencucian uang.

PT RANS Entertainment TBk menegaskan seluruh proses penawaran umum perdana saham dalam Initial Public Offering (IPO) telah memenuhi ketentuan regulator. Lebih lanjut, IPO ini berlangsung secara transparan sesuai aturan pasar modal.

RANS Entertainment Tegaskan Seluruh Proses IPO Transparan

Komisaris Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Darwin Cyril Noerhadi, memastikan isu pencucian uang tidak memiliki dasar fakta.

Menurutnya, perusahaan telah menjalani seluruh tahapan pemeriksaan wajib oleh Bursa Efek Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan sebelum resmi menjadi emiten. “Kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada,” ujar Darwin.

Darwin menegaskan proses IPO justru menunjukkan bahwa seluruh aktivitas perusahaan telah melalui mekanisme ketat sehingga ada pertanggungjawaban kepada publik. Proses tersebut, jelas dia, mencakup tiga aspek utama, yakni keterbukaan dari sisi hukum, akuntansi dan informasi.

Lebih lanjut, dari aspek hukum bahwa seluruh transaksi perusahaan deengan dokumen sah, termasuk dokumen kenotariatan. Selanjutnya akuntasi dan pembukuan arus keluar masuk keuangan perusahaan yang terbuka dan terakhir dengan keterbukaan informasi kepada publik.

Persiapan IPO RANS Sejak 2021

Darwin menjelaskan rencana membawa RANS ke lantai bursa bukan keputusan yang mendadak. Sebelulumnya perseroan telah mempersiapkan aksi korporasi tersebut sejak 2021, bertepatan dengan masuknya investasi strategis dari Emtek.

Saat itu, investasi mencapai sekitar Rp248 miliar dengan valuasi perusahaan sekitar Rp1,3 triliun. Menurutnya, proses yang berlangsung selama beberapa tahun menjadi bukti bahwa IPO melalui perencanaan bisnis yang matang. Bukan untuk kepentingan lain sebagaimana rumor yang beredar.

“Makanya saya rasa IPO itu penting untuk menyampaikan apa yang terjadi di emiten ini secara fakta yang ada. Mengikuti ketentuan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI),” lanjut Darwin.

RANS Raup Dana Rp429 Miliar Dari IPO

Melalui IPO RANS ini, perseroan menawarkan sekitar 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari peneempatan modal dan setor penuh setelah pencatatan saham. Harga penawaran sebesar Rp170 per lembar saham. Selanjutnya dengan nilai tersebut, perusahaan berhasil menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar dari pasar modal.

Kemudian proyeksi dana hasil IPO untuk memperkuat pengembangan bisnis, ekspansi usaha, serta mendukung pertumbuhan berbagai lini bisnis media, hiburan, intellectual property (IP), hingga penyelenggaraan berbagai event.

Komitmen Tata Kelola Perusahaan

Selain membantah rumor yang berkembang, manajemen juga menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Perseroan menyatakan akan terus menjaga transparansi kepada investor serta mematuhi seluruh regulasi yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Sementara itu, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berharap status sebagai perusahaan terbuka dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mempercepat pengembangan bisnis RANS di berbagai sektor industri kreatif.

Resminya RANS IPO menjadi langkah baru bagi perusahaan memasuki pasar modal Indonesia. Di tengah munculnya berbagai spekulasi, manajemen menegaskan seluruh proses telah berjalan sesuai aturan regulator. Perseroan berharap keterbukaan sebagai perusahaan publik mampu memperkuat kepercayaan investor sekaligus membuktikan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang profesional.

Tinggalkan Balasan