Pasuruan, Berita Nusantara 89. Aksi maling gasak motor terjadi di Kota Pasuruan. Kendaraan milik seorang karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) raib dan pelaku sempat terekam kamera pengawas. Kasus ini terjadi pada Sabtu pagi (6/6/2026) saat situasi sedang sepi di pelataran SPPG kelurahan Purutrejo, kecamatan Purworejo Kota Pasuruan.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah bekerja. Pelaku memanfaatkan situasi yang sepi untuk melancarkan aksinya sebelum akhirnya melarikan diri membawa sepeda motor milik korban.
CCTV Rekam Maling Gasak Motor
Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan seorang pria mengenakan sarung dan penutup kepala bergerak menuju lokasi parkir. Dalam waktu singkat, kendaraan berhasil membawa kabur tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
“Pelaku beraksi saat para pekerja sedang sibuk menyiapkan makanan di dapur,” kata Kepala SPPG Wahyu, Sabtu (6/6/2026). Lebih jauh, dua orang maling beraksi, satu orang masuk ke area SPPG, sementara satu lagi berjaga di luar.
Para pelaku terlihat sudah paham situasi dan kondisi area SPPG. Kemudian seeteelah berhasil masuk, maling gasak motor Honda Vario milik salh satu karywan SPPG. Pelaku terlihat sangat lihai dengan singkatnya waktu pencurian hingga berhasil membawa kabur motor tersebut. Selanjutnya mereka melarikan motor korban ke arah barat.
Sayangnya kejadian ini luput dari pantauan karyawan SPPG, kejadian ini baru mereka ketahui saat selesai bekerja dan keluar dari area dapur. Korban mendapati motor miliknya sudah tidak berada di tempat parkir.
Laporan Polisi
Wahyu menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pelaporan kepada polisi. “Kami sudah lapor ke polisi, berharap pelaku seegera tertangkap melalui petunjuk CCTV,” ungkapnya.
Sementara itu, rekaman CCTV menjadi barang bukti utama dalam proses penyelidikan. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan pencurian kendaraan bermotor.
Dengan kejadian ini, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi yang minim pengawasan. Penggunaan kunci ganda dan pemilihan area parkir yang aman dapat mengurangi risiko pencurian.
Selain itu, keberadaan kamera pengawas juga terbukti membantu proses pengungkapan kasus kejahatan serupa.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang. Penyelidikan terus berjalan untuk memastikan pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.













