Madiun, Berita Nusantara 89. Pondok pesantren di Kabupaten Madiun menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban berbobot sekitar 1,1 ton itu langsung menarik perhatian masyarakat dan santri karena ukurannya yang besar.
Penyerahan sapi kurban Presiden tersebut menjadi bagian dari program bantuan kemasyarakatan yang rutin saat Idul adha. Selain itu, bantuan itu juga sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada lembaga pendidikan keagamaan di daerah.
Bupati Madiun Menyerahkan Sapi Kurban Presiden
Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyerahkan ke ponpes Pasulukan Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidiyah Sulaiman, Desa Lebakayu, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Selanjutnya pengasuh ponpes, KH Ngadiyin Anwar menerima langsung sapi jenis Simental ini pada Selasa (26/5/2026) sore.
Sapi kurban Presiden jenis simental tersebut memiliki bobot mencapai 1,1 ton dengan kondisi sehat dan terawat. KH Ngadiyin kemudian memanjatkan doa untuk kebaikan bangsa dan negara, Presiden dan juga Bupati.
Sementara Bupati Madiun menyampaikan amanah ini mewakili Presiden dan berharap agar dapat memberikan manfaat dan Indonesia maju 2045. “Presiden berkenan memberikan kurban untuk Madiun. Alhamdulillah tahun ini di pondok ini, mudah-mudahan bermanfaat,” ujar Bupati.
“InsyaAllah harapan Indonesia Maju 20445 terwujud menjadi negara yang maju,” tandasnya.
Sementara pengasuh ponpes bersyukur Presiden berkenan menjadikan podok pesantrennya menerima Sapi Kurban ini. Ia menegaskan bahwa ini merupakan amanah sesuai keinginan yang kurban.
“Alhamdulillah, ini amanah. Semoga pondok bisa nasarub sesuai keiinginan yang kurban,” doanya.
Selanjutnya proses penyembelihan setelah Shalat Idul Adha, Rabu (27/5/2026) pagi. Kemudian akan membagikan dagingnya kepada yang berhak.
“Teriring doa semoga setiap amal shaleh membawa berkah, semoga kebaikan yang sudah ada terus bertambah,” pungkasnya.
Bantuan sapi kurban Presiden Prabowo membawa pesan kebersamaan dan kepedulian sosial saat Idul adha. Momentum tersebut agar mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat pesantren.
Tradisi berbagi saat Hari Raya Kurban pun akan memberi manfaat luas bagi masyarakat. Dengan adanya bantuan ini suasana Idul adha tahun ini terasa lebih semarak dan penuh kebersamaan.














