PDI Perjuangan Jatim Bagikan 468 Sapi Kurban

Berita688 Dilihat

Surabaya, Berita Nusantara 89. PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai pondok pesantren dan kampung di sejumlah daerah menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan kurban itu membawa pesan kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah mengungkapkan hal ini pada Selasa (26/5/2026). “PDI Perjuangan Jatim salurkann 4468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah,” ungkap Said.

Program kurban tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada warga, khususnya di momentum Hari Raya Iduladha. Selain itu, distribusi sapi kurban juga untuk memperkuat hubungan sosial antara partai dan masyarakat akar rumput.

Distribusi Melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota

Selanjutnya Said juga mennjelaskan bahwa penyaluran sapi ini melalui DPC PDI Perjuangan di Kabupaten dan Kota. Kemudian menyalurkannya ke pondok pesantren, panti asuhan, masjid dan mushala untuk kurban. Said menambahkan bahwa masih banyak kader yang melaksanakan kurban secara mandiri.

Pria yang juga anggota DPR RI ini menyebut kurban secara mandiri ini hingga ke tingkat kader di PAC. Lebih jauh, ia juga turut menyerahkan sapi kurban di wilyah Madura. Sedikitnya ada 2989 sapi kurban ia salurkan di berbagai wilayah Madura sebagai bagian dari kepedulian masyarakat.

Momen Meningkatkan Solidaritas Sosial

Hari Raya Idul adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial. Selanjutnya, kegiatan kurban diharapkan dapat mempererat hubungan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

Wakil Ketua Bapilu PDI Perjuangan Jatim, Didik Prasetiyono, mengatakan Idul Adha menjadi pengingat pentingnya menjaga rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial. hal ini terutama di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang masih penuh tantangan.

“Di situasi seperti sekarang, masyarakat membutuhkan rasa kebersamaan. Banyak keluarga sedang berjuang menghadapi kebutuhan hidup yang semakin berat. Karena itu, semangat berbagi dan saling peduli perlu terus dirawat,” kata Didik.

Menurutnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan kader partai untuk dekat dengan rakyat dan menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan bangsa.

“Pesan Ibu Megawati sederhana, partai harus hadir di tengah rakyat. Jadi ketika ada momentum seperti Idul Adha, kader bergerak bersama masyarakat, ikut membantu, ikut berbagi, dan menjaga kebersamaan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan