JAKARTA, Berita Nusantara 89. Harga BBM terbaru 7 Juni 2026 resmi berlaku di seluruh Indonesia. Selanjutnya sejumlah badan usaha penyedia bahan bakar telah menyesuaikan tarif produk non-subsidi kepada masyarakat.
Lebih jauh, penyesuaian harga tersebut mengikuti perkembangan harga minyak dunia serta perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Meski demikian, pemerintah memastikan pasokan bahan bakar tetap aman dan tersedia di berbagai daerah.
Masyarakat kini dapat mengecek daftar harga terbaru sebelum melakukan pengisian bahan bakar di SPBU masing-masing. Namun meskipun ada fluktuasi pada produk non-subsidi, pemerintah dan Pertamina masih mempertahankan harga BBM subsidi. Harga Pertalite dan Solar subsidi tidak mengalami perubahan harga.
Harga BBM Pertamina
Selanjutnya perubahan terjadi pada sejumlah jenis non-subsidi oleh berbagai operator energi nasional maupun swasta.
Sementara itu, beberapa produk mengalami penyesuaian naik maupun turun sesuai mekanisme evaluasi berkala. Namun deemikian, kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara biaya operasional dan kondisi pasar energi global. Selain itu, harga yang berlaku dapat berbeda di sejumlah wilayah karena faktor distribusi dan kebijakan regional.
Salah satu yang paling signifikan pada Pertamax Turbo yang menjadi Rp20.750 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp19.900 per liter. Namun, Pertamax Turbo, produk diesel non-subsidi ini justru turun harga yang cukup tajam. Harga Dexlite saat ini Rp23.000 per liter dari yang semula Rp26.600 per liter.
Serupa juga dengan Pertamina Dex yang turun menjadi Rp24.800 per liter yang sebelumnya Rp27.900 per liter bagi para penggunanya.
Rincian Harga BBM Pertamina
- Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
- Dexlite: Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
Harga BBM SPBU Swasta
Senada dengan Pertamin, operator SPBU milik swasta seperti Vivo, Shell dan BP-AKR juga melakukan pembaruan harga BBM mereka. Lebih jauh, perkembangan harga minyak mentah dunia menjadi indikator utama seelain pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS turut memengaruhi biaya impor dan distribusi energi.
Kemudian, biaya logistik serta kondisi pasar internasional juga menjadi pertimbangan dalam evaluasi harga BBM. Selanjutnya, hal ini turut memaksa operator swasta melakukan perubahan harga produk mereka.
Rincian Harga Operator Swasta
| Operator | Produk | Harga |
| Shell | V Power Diesel | 24.490 |
| BP-AKR | BP 92 | 12.390 |
| BP-AKR | BP Ultimate | 12.930 |
| BP-AKR | BP Ultimate Diesel | 25.060 |
| Vivo | Revvo 92 | 12.390 |
| Vivo | Diesel Primus | 30.890 |
Operator swasta menunjukkan variasi harga yang cukup kompetitif pada kategori BBM oktan 92 dan diesel. Hal ini meemberikan opsi lebih banyak kepada pengguna untuk memilih bahan bakar. Pelanggan bisa menentukan harga paling sesuai dengan anggaran dan performa kendaraan masing-masing.












