Jakarta, Berita Nusantara 89. Wamen Imipas (Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan), Silmy Karim, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Imigrasi Jakarta Barat.
Kehadiran Silmy di Gedung Merah Putih KPK menjadi perhatian publik setelah sebelumnya namanya muncul dalam rangkaian penyelidikan yang tengah berlangsung. Setibanya di lokasi, Silmy langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing yang sedang dalam penyidikan lembaga antirasuah tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetuo membenarkan hal tersebut, bahwa Silmy Karim telah tiba di KPK dan lanjut pemeriksaan ” Benar sudah dii gedung KPK, selanjutnya pemeriksaan,” ungkapnya, Rabu (3/6/2026).
KPK Minta Wamen Imipas Menyerahkan Diri
Sebelumnya, KPK tengah melakukan pencarian terhadap Wamen Imipas, Silmy Karim terkait OTT pebajat Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Lebih jauh, KPK menjelaskan bahwa Silmy tersinyalir masih berada di sekitar Jakarta.
“Informasi terakhir, SK ada di Jakarta dan sekitarnya. Kami menghimbau agar yang bersangkutan bisa kooperatif membantu dalam proses penanganan perkara ini,” ujar Budi.
Budi mengungkapkan bahwa KPK masih mendalami peran Wamen Imipas dalam perkara tersebut. “Masih kita telusuri, tim penyidik membutuhkan keterangan yang bersangkutan. Agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK,” ungkapnya.
KPK Geledah Rumah Silmy Salim
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan rumah Silmy Karim di biilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 22.57 WIB.
Kehadiran penyidik ini sempat mendapat halangan dari petugas keamanan rumah, namun setelah menunjukkan surat tugas dan adu argumen penyidik berhasil masuk ke dalam.
Proses penggeledahan sedikitnya berlangsung selama satu jam, sekitar pukul 00.02 WIB tiga mobil keluar menuju arah Blok M. Tidak ada keterangan pers yang penyidik sampaikan.
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar
KPK mengamankan belasan orang dalam OTT di kantor Imigrasi Jakarta Barat. Lebih jauh, juga melakukan penyitaan barang bukti seperti 7 mobil, 15 motor dan 11 sepeda dalam OTT tersebut.
“Mengamankan belasan orang dalam OTT kali ini, juga ada kendaraan, mobil, motor dan uang tunai, valas USD dan SGD serta logam mulia,” ujar Juru Bicara KPK, Rabu (3/6/2026)
Terpantau ada Mercedez Benz E250, Wuling Cortez, Civic Nouva dan Wuling Air EV yang menjadi barang bukti dan kini terparkir di gedung Merah Putih. Selanjutnya ada Kawasaki Z250, Triumph dan tujuh motor trail serta mountain bike Santa Cruz dan Nukerproof.
Budi menambahkan bahwa pelaksanaan OTT juga beberapa daerah di Jawa Barat dan Bali, termasuk mengamankan Kepala Imigrasi Jakbar.
OTT ini terkait dugaan suap proses pengurusan ijin tinggal warga negara asing di Indonesia, namun belum mengumumkan detail perkaranya.
Sementara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam kesempatan terpisah mengaku telah mengetahui OTT tersebut. Selanjutnya pihaknya akan menghormati proses hukum yang berlaku.
“Kita hormati proses hukum yang berjalan, arahan kita jelas,” ujar Menteri Imipas.













